Semenjak tinggal di sebuah apartemen di pusat kota, saya serasa menjadi manusia lorong-lorong. Jika ingin pergi dari satu tempat ke tempat lain selama masih dalam pusat kota, saya bisa melakukannya tanpa harus keluar dari dalam gedung. Masing-masing bangunan di sini berhubungan satu sama lain. Menyelusuri daerah penghubungnya pun tidak terasa seperti sedang dalam terowongan karena di sebelah kanan-kirinya biasanya dipenuhi dengan toko atau pusat bisnis lainnya. Hitungannya seperti sedang ber-window shopping-lah. Apartemen saya memang bener-benar strategis. Semua tempat seperti mall/kantor/kampus/klinik dokter/perpustakaan/taman kota/gym/tempat konperensi/stasiun kereta bawah tanah, bisa dijangkau dalam hitungan lima menit berjalan kaki saja. Asyik ya?
Maka itu, sekarang saya tidak terlalu peduli dengan prakiraan cuaca.
Mau suhu turun drastis sampai -40C( MINUS empat puluh derajat Celcius) atau suhu beranjak naik sampai 40C ( PLUS empat puluh derajat Celcius) seolah-olah tidak ada artinya samasekali. Toh, saya bisa berjalan ke tempat tujuan dengan hangat di kala cuaca di luar sedang dingin mengigit. Bila masa cuaca panas menyengat datang, toh saya bisa tetap beraktivitas dengan suasana yang sejuk karena pendingin ada di segenap penjuru gedung-gedung ini. Itulah enaknya tinggal di apartemen semacam ini. Hemat waktu, tenaga dan dana.
Kenikmatan yang lain meski di pusat kota, udaranya cukuplah segar.
Tidak terlalu dipenuhi polusi. Sebab banyak taman kota di sana-sini.
Ah,beruntunglah saya pernah menikmati hal semacam ini dalam satu masa hidup ini.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.